Doa bersama HUT Cempaka ke 21
”Sederhana namun Bermakna”
Pagi itu suasana di redaksi Tabloid Cempaka di jalan Merak nomor 11A Semarang sedikit berbeda. Ruangan yang setiap hari rabu selalu disibukkan dengan rutinitas deadline justru tampak tenang. Aneka makanan disajikan dengan nuansa lesehan, sementara di tembok ruangan tertulis banner besar tagline tabloid Cempaka yang baru. ”Cempaka lebih dekat makin akrab.”
Tamu-tamu undangan pagi itu juga mulai berdatangan. 7 April 2010 ini tabloid Cempaka genap berusia 21 tahun. Usia yang tak lagi remaja. Dan menginjak dewasa menurut ukuran umum.
Dan perayaan ulangtahun tidak harus dilakukan dengan suasana hingar bingar. Sederhana dan khidmah bisa menjadi pilihan. Ini yang dilakukan redaksi tabloid Cempaka untuk merayakan hari ulang tahunnya.
Dalam perayaannya, Tabloid Cempaka menggelar ”Doa Bersama HUT Cempaka ke-21”. Acara tidak hanya dihadiri seluruh jajaran menejemen umum, menejemen redaksi, dan para kontributor tabloid Cempaka yang tersebar diberbagai daerah di Jawa Tengah dan Surabaya, tapi juga perwakilan menejemen yakni Meneger Pembukuan Suara Merdeka Grup Kemad Suyadi, Dewan redaksi Suara Merdeka grup Prie GS, narasumber pengasuh rubrik, perwakilan Cempaka Fun Club (CFC), perwakilan menejemen beberapa hotel berbintang di Semarang, seperti Novotel, Horison, dan hotel Patra Convention, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya Pemimpin Umum/ Perusahaan Tabloid Cempaka, Thobari HR mengungkapkan kebanggaanya bahwa di usia ke-21 ini tabloid Cempaka masih eksis dimata pembaca.
”Terimakasih kepada mitra dan pembaca yang tetap percaya kepada Cempaka,”ungkapnya.
Menurutnya, lima tahun lalu tabloid Cempaka masih disebut sebagai tabloid yang berada pada masa transisi. Artinya lebih melayani pembaca dengan karakter yang semi tradisional. Manun kini tabloid Cempaka telah melirik untuk melayani pembaca yang modern dan dinamis.
Kondisi itu terlihat pada kurun waktu satu tahun terakhir ini dimana perwajahan, corak dan tulisan yang dimuat dalam rubrikasi Cempaka menunjukkan semangat modern dan dinamis. Proses mendekati sasaran atau target utama Cempaka.
”Lima tahun lalu dan sekarang sudah jauh berbeda, bisa dilihat dari kapabilitas tabloid yang lebih jelas. Isinya bisa mewakili keinginan pembaca,” tambah Thobari.
Namun meski begitu, tren ke depan harus tetap diperhatikan dengan jeli. ”Pembaca tidak lagi seperti dulu yang mengususng nilai ”kebersamaan”. Kini pembaca justru cenderug lebih individulaistik,” imbuhnya.
Dan Cempaka harus mampu terus menyesuaikan. Pembaca harus terlayani dengan perubahan seperti itu.
Thobari menambahkan, persaingan media saat ini sangat ketat. Namun hal itu tetap bisa diantisipasi dengan adanya kerjasama dengan berbagai pihak, sehingga tetap bisa meluas dan menyebar dengan cepat.
Pesan akhir dari Pemimpin Umum yakni, bahwa tabloid Cempaka tidak hanya berfungsi sebagai media untuk menghibur dan mendidik masyarakt , tapi juga harus berfungsi sebagai kontrol sosial.
”Cempaka diharapkan juga bisa mengkritik hal-hal yang perlu dibenahi. Misalnya dalam rubrik kesehatan yang memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat tentang suatu tema tertentu,”
Acara pun dilanjut dengan doa yang dipimpin Koordinator Liputan Tabloid Cempaka A. Ibnu Thalhah. Doa untuk pendiri Suara Merdeka Grup dan memohon keberkahan serta keberlanjutan Cempaka
Dan diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Pemimpin Umum Thobari HR. Potongan tumpeng yang diterima Pemimpin Redaksi Hasan Fikri ini juga sebagai penanda pergantian kepemimpinan Hasan Fikri untuk membawa kapal Cempaka menuju kesuksesan.
Sementara, Pemimpin Redaksi Hasan Fikri mengutarakan, usia 21 tahun adalah usia kematangan menuju profesionalitas dan kematangan media. Momen yang tepat untuk bekerja lebih keras mencapai target-target yang sudah ditetapkan
”Ini saat mencari penghidupan sendiri dengan menunjukkan kualitas kerja dan kualitas diri,” ungkapnya.
Jadi teruslah berinovasi karena pembaca selalu berubah dan berkembang sesuai dinamika masyarakat.
Seperti halnya tahun-tahun sebelumnya, pada ulang tahun ke-21 ini Tabloid Cempaka juga memberikan penghargaan kepada reporter Cempaka ter-produktif selama satu tahun terakhir ini. Dua reporter yang mendapatkan penghargaan yang diserahkan oleh Pemimpin Redaksi Hasan Fikri didamping Meneger Umum Cempaka Sunarto adalah Muharno Zarka (kontributor Wonosobo) dan Yaslan (kontributor Salatiga).
Acara pun ditutup dengan makan bersama dan ramah tamah. Sederhana, namun bermakna. Itulah yang tersirat dalam doa bersama peringatan HUT Cempaka ke 21. di usianya menuju kedewasaan dan kemandirian. Selamat ulang tahun Tabloid Cempaka. (Non)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar